Dilaporkan Reuters, Rabu (18/3), pihak kepolisian tidak menemukan indikasi bahwa penembakan ini adalah serangan teror.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brehm mengatakan bahwa di daerah Hisingen, Gothenburg, ini memang kerap ditemukan pertikaian antar geng.
"Kami sudah memiliki target operasi polisi di area ini karena banyak kejahatan geng di sini. Sudah ada beberapa penembakan sebelumnya," kata Brehm.
Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan bahwa pelaku yang terlibat dalam insiden ini diyakini menggunakan senjata otomatis. Seorang saksi mata mengatakan pada televisi Swedia, SVT, ia melihat dua orang masuk ke restoran dan mulai menembak. (stu/stu)