Menanggapi penangkapan tersebut, Kepala Divisi Khusus Kepolisian Kanada Jean-Christophe de Le Rue berkata, "Kami mengucapkan selamat kepada para polisi dan agen keamanan nasional kami atas hasil kerjanya dalam kasus ini."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penahanan remaja ini adalah salah satu contoh mengapa parlemen harus mengadopsi hukum antiterorisme tahun 2015 untuk melindungi warga Kanada dari teroris jihadis," kata Blaney.
ISIS memang melebarkan sayapnya ke berbagai negara. Bulan lalu, Amerika Serikat mengeluarkan peringatan bahwa para pejuang asing ISIS yang datang ke Suriah meningkat.
Direktur Pusat Anti Teror Nasional AS Nicholas Rasmussen mengatakan bahwa lebih dari 20 ribu orang yang berasal dari 90 negara hijrah ke medan perang ISIS. Dari keseluruhan pejuang tersebut, sekitar 3.400 di antaranya datang dari negara-negara barat.
Tak hanya dari negara barat, ISIS juga mulai merekrut orang-orang dari Asia. Indonesia adalah salah satunya. Menurut data Badan Intelijen Negara (BIN), sudah ada 514 warga negara Indonesia yang berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. (agk)