Seperti dilansir Sputnik, Kamis (26/3), David Phillip Ryan mengaku bersalah karena menjual senjata hasil pencurian. Sementara itu, tiga orang lainnya juga dinyatakan bersalah lantaran terlibat dalam konspirasi penjualan senjata tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama proses investigasi, aparat hukum federal AS menyita beberapa senjata api, di antaranya Coonan Arms Inc., pistol semi otomatis 0.357, satu Korth, magnum revolver 0.357, dan dua senapan Cosmi.
Proses penyelidikan bermula pada April 2012. Saat itu, aparat penegak hukum Florida menerima laporan bahwa beberapa senjata api milik keluarga Saddam Hussein diperjualbelikan di AS dengan harga hampir US$350 ribu atau setara Rp4,5 miliar. (stu/stu)