Setelah suara dan asap, saksi melihat pasukan keamanan langsung mendatangi bangunan. Ambulans bergegas ke pintu belakang dengan suara sirene meraung-raung. Beberapa waktu kemudian, jawaban atas kekacauan itu muncul.
Sebuah situs web yang terkoneksi ke kelompok sayap kiri Turki mengatakan pada akun Twitter, bahwa sandera mereka telah ditembak dan terluka. Sementara beberapa penyandera tewas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun bahwa jaksa yang disandera terluka, sudah dikonfirmasi oleh kepolisian Istanbul. Kepala polisi Istanbul mengatakan, pihaknya langsung menggencarkan aksi penyelamatan setelah mendengar ada suara tembakan dari gedung. Dibenarkan, jaksa memang terluka.
Saat ini, jaksa itu sedang menjalani operasi di sebuah rumah sakit karena luka tembak.
Namun kepolisian membantah ada tiga penyandera yang tewas dalam operasi penyelamatannya. Menurut kepolisian, hanya ada dua penyandera yang tewas. "Karena suara tembakan terdengar dari dalam kantor jaksa, tim keamanan kami melakukan operasi itu," ujar Selami Altinok.
Sebelumnya, kelompok yang mengatasnamakan diri partai pembebasan rakyat mengeluarkan sebuah foto yang membuktikan mereka menyandera jaksa. Dalam foto itu, terlihat jaksa ditodong dengan pistol di kepala. Kelompok mengancam membunuh jaksa jika permintaan mereka tak dipenuhi.
(rsa/rsa)