"Tim penyelidik sudah ada di Donetsk dan siap mulai besok. Tujuan kami adalah melakukan semampunya untuk membawa semua sisa-sisa tubuh korban, harta dan bagian dari pesawat ke Belanda," kata Pieter Jaap Aalbersberg dalam konferensi pers di Hague, Belanda, Rabu (15/4), dikutip Channel NewsAsia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencarian baru ini akan fokus di dua wilayah, termasuk di Petropavlivka, sekitar 10 kilometer sebelah barat Grabove, tempat puing sebagian besar ditemukan. Pesawat tersebut hancur di udara, membuat serpihannya tersebar hingga jauh.
Misi kali ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa minggu. Tim terdiri dari 30 orang, termasuk lima dari Malaysia dan satu Australia.
Februari lalu, pemberontak dan pemerintah Ukraina sepakat gencatan senjata untuk menghentikan kekerasan yang telah menewaskan lebih dari 6.000 orang selama setahun terakhir. Kendati gencatan senjata telah diteken, namun baku tembak masih terjadi di beberapa titik. (den)