Menurut keterangan dari pihak berwenang yang dikutip dari CNN, serangan ini menewaskan dua warga imigran dan tiga warga Afrika Selatan. Salah satu korbannya adalah seorang anak berusia 14 tahun. Polisi bersenjata berat ditugaskan untuk menghentikan bentrokan.
Permasalahan ini muncul karena penduduk setempat (Afrika Selatan) menuduh imigran dari negara-negara Afrika lainnya merebut pekerjaan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok bantuan ini mengatakan bahwa mereka berharap kalau kekerasan akan segera berakhir di Durban. Namun mereka juga meyakinkan para imigran bahwa ada fasilitas di Johannesburg untuk membantu mereka untuk bisa tinggal.
"Kami punya tenda dan semua perlengkapan penting yang selalu siaga. Tapi kami berdoa agar ini cepat selesai sehingga semuanya ini tidak diperlukan," katanya.
(chs/chs)