"Ini adalah serangan bunuh diri. Tapi sekarang masih terlalu dini untuk menyimpulkan jenis bom apa yang digunakan," kata Kepala Kepolisian Fazel Ahmad Sherzad dalam konferensi pers.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pemberontak Taliban mengaku tidak bertanggung jawab atas serangan tersebut. "Itu tindakan keji, kami mengutuknya," kata Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada Reuters.
Sebelumnya, Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan yang dilakukan bertepatan dengan ditariknya pasukan asing dari negara tersebut.
Ini adalah pertama kalinya pasukan Afghanistan bertempur hanya dengan sedikit bantuan dari NATO sejak gerakan garis keras Taliban ditumbangkan pada 2001.
NATO, yang sempat menempatkan 130 ribu pasukan di Afghanistan, kini hanya meninggalkan sebagian. Pasukan sisanya itu pun hanya berfokus pada pelatihan dan operasi khusus.
(obs)