Seperti dilansir media Pakistan, Dawn, Bajwal menegaskan bahwa kecelakan terjadi akibat kesalahan teknis mesin dan tidak ada indikasi adanya serangan teroris.
Sesuai dengan prosedur, kata Bajwal, kini sedang berlangsung proses identifikasi penyebab jatuhnya helikopter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Helikopter tersebut jatuh di Lembah Naltar, Gilgit-Baltistan, sekitar 300 kilometer sebelah utara Islamabad. Wilayah ini dikelilingi tiga pegunungan; Himalaya, Karakorum, dan Hindu Kush.
Enam orang tewas dalam insiden tersebut, di antaranya adalah dua pilot warga negara Pakistan, Dubes Norwegia untuk Pakistan, Leif Larsen, Dubes Filipina untuk Pakistan, Domingo Lucenario, dan istri dari Dubes Malaysia untuk Pakistan, dan juga Hery, istri dari Dubes RI untuk Pakistan, Burhan Muhammad.
Mereka berada dalam satu dari tiga konvoi helikopter menuju ke sebuah acara di Gilgit-Baltistan yang juga dihadiri oleh Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif.
Perdana Menteri Nawaz Sharif menyatakan satu hari berkabung sebagai bentuk belasungkawa atas peristiwa itu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi soal insiden ini dari pihak Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Staf KBRI Islamabad saat dihubungi CNN Indonesia mengatakan, seorang diplomat Indonesia tengah dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Pakistan terkait dengan kecelakaan ini. (den)