"Wabah virus Ebola di Liberia dinyatakan sepenuhnya telah berakhir," kata WHO dalam sebuah pernyataan tertulisnya seperti yang dilansir situs berita The Independent.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Ellen Johnson Sirleaf mengatakan masa kerusakan dan kematian lantaran virus Ebola sudah selesai. Meski luka dan ingatan terhadap para korban tak akan pernah terlupakan. "Rasa sakit dan kesedihan tak akan bisa hilang, namun generasi Liberia akan terus tersembuhkan,” katanya.
Sementara itu, seorang juru bicara untuk WHO mengatakan, "Ini merupakan penghargaan kepada pemerintah dan rakyat Liberia yang memiliki tekad dan keberanian yang tak pernah tergoyahkan untuk mengalahkan Ebola. Bahkan dalam kondisi sesulit apapun, seperti kelengkapan alat pelindung diri yang tak pernah memadai.”
Menurut WHO, empat dari enam negara yang mengalami epidemi Ebola dan telah dinyatakan bebas, kembali kambuh setelah tiga tahun. Kiat-kiat pencegahan telah dikampanyekan di Liberia seperti hidup higienis. (sip)