Diberitakan Reuters, Selasa (12/5), dalam laporannya Die Zeit yang mengutip dokumen tersebut menuliskan bahwa BND memberikan sekitar 220 juta meta data pengguna telepon per harinya, dan sekitar 1,3 miliar meta data per bulan pada NSA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya staf pemerintahan Kanselir Angela Merkel dikritik karena memberikan izin bagi BND untuk membantu NSA dalam memata-matai perusahaan dan pejabat Eropa. Kritik juga mengatakan bahwa pejabat Jerman berbohong soal "kesepakatan tidak saling memata-matai" dua negara sebelum pemilu 2013.
Survei menunjukkan, skandal mata-mata terhadap perusahaan Jerman membuat popularitas Merkel anjlok.
Juru bicara BND menolak mengomentari laporan Die Zeit. Sumber intelijen Jerman mengatakan, saat ini kerja sama pengawasan internet dengan NSA ditangguhkan.
Isu privasi menjadi masalah yang menjadi perhatian di Jerman, karena warga negara itu sempat mengalami pengawasan ketat di era komunis Jerman Timur oleh polisi rahasia Stasi dan Gestapo di zaman Nazi. (den)