Menurut juru bicara Kemenlu, Arrmanatha Nasir, pihaknya terus menyelidiki seberapa serius ancaman tersebut. (Baca juga: Diplomat dan Staf KBRI di Nigeria Diancam)
"Pada dasarnya kami mempunyai prosedur standar terhadap datangnya ancaman, saat ini kami sedang menyelidiki seberapa serius ancaman dari surat itu," kata Tata, sapaan akrab Arrmanatha, pada Rabu (13/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"MOG itu enggak jelas, kami sudah berkoordinasi dengan keamanan setempat terkait pengamanan KBRI di Nigeria," kata Tata menambahkan.
Sebelumnya, Tata menjelaskan bahwa surat ancaman tersebut berisi peringatan kepada pemerintah Indonesia untuk tidak membunuh warga Nigeria. Mereka mengancam, jika terjadi lagi, maka mereka akan mengambil tindakan.
Dalam surat ancaman yang diterima oleh KBRI, M.O.G juga menyebutkan beberapa nama diplomat dan staf KBRI. (ama/ama)