Air France dengan nomor penerbangan 22, terbang dari Bandara Charles de Gaulle, dan mendarat dengan selamat di New York, kata para pejabat.
Seorang tak dikenal menelepon Kepolisian Maryland, AS, pada Senin, membuat ancaman bom yang melibatkan penerbangan komersial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
New York Post melaporkan terdapat 165 penumpang dan 11 awak yang naik pesawat Airbus A-330 tersebut.
Namun Air France tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar.
Secara terpisah, televisi New York, WNBC, melaporkan bahwa terdapat ancaman terhadap penerbangan American Airlines menuju ke JFK, tapi ancaman itu dianggap tidak kredibel.
Laporan itu juga mengatakan sebuah pesawat Saudi Arabian Airlines sedang diperiksa karena ancaman yang tidak ditentukan, dan bahwa ancaman juga menerpa tiga penerbangan lain di Bandara Internasional Newark Liberty.
Juru bicara militer AS mengatakan perintah belum menerima informasi tentang ancaman tambahan terhadap pesawat komersial.
Ini adalah pertama kalinya pesawat militer AS mengawal pesawat pribadi atau pesawat komersial sejak 13 Februari ketika dua F-15 mengikuti pesawat penerbangan umum yang tidak bisa dikontak saat berada di dalam area terlarang dekat San Francisco. (stu)