Tidak ada korban selain penyerang, kata wakil menteri dalam negeri Afghanistan Jenderal Ayoub Salangi.
Kepala polisi Kabul Abdul Rahman Rahimi mengatakan wisma itu dimiliki oleh keluarga politisi Afghanistan yang populer dan memiliki hubungan dengan Menteri Luar Negeri Salahuddin Rabbani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu kota Kabul telah dilanda serangkaian serangan tingkat tinggi yang menargetkan orang asing dan pemerintah selama dua minggu terakhir, menambah kekhawatiran mengenai apakah pasukan keamanan Afghanistan dapat mengatasi pergolakan setelah sebagian besar pasukan asing meninggalkan negara itu pada akhir 2014.
Salangi mengatakan sedikitnya satu roket peluncur granat dan tiga AK-47 disita setelah serangan berakhir.
Belasan ledakan terdengar oleh saksi Reuters pada beberapa jam pertama serangan, sementara semburan tembakan dan ledakan terus terjadi sampai operasi pembersihan diluncurkan lima jam kemudian.
Rahimi menolak untuk mengidentifikasi penghuni wisma, yang menurut sumber keamanan sering digunakan untuk menampung orang asing dan warga Afghanistan.
Pekan lalu, setidaknya lima warga Afghanistan tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat ledakan bom mobil di tempat parkir Kementerian Kehakiman Afghanistan. (stu)