Dalam penggunaan rudal balistik pertama yang dilaporkan ini, Scud ditembakkan pada Sabtu (6/6) pagi ke arah kota Khamees Mushait namun berhasil disergap oleh dua rudal patriot.
Wilayah sasaran tembakan itu adalah lokasi pangkalan udara militer terbesar di Arab Saudi selatan. Namun tidak ada fasilitas perminyakan di lokasi itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu koalisi negara-negara Teluk Arab telah mengebom milisi Houthi dan unit militer Yaman yang masih setia dengan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh, sejak 26 Maret dalam upaya mengembalikan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang menyingkirkan diri.
Koalisi mengaakan tujuan utama perang itu adalah mengatasi ancaman serangan roket dari Yaman ke Arab Saudi dan negara tetangga lain.
Juru bicara koalisi, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri dari Arab Saudi, mengatakan pada April bahwa pihaknya berhasil menghilangkan ancaman dari persenjataan berat. Namun, dia kemudian menarik kembali ucapannya itu dengan menyatakan bahwa 80 persen dari 300 lebih rudah berhasil dihancurkan.
Asseri mengatakan kepada televisi milik Arab Saudi Arabiya bahwa Houthi dan sekutunya memanfaatkan gencatan senjata kemanusiaan lima hari yang berakhir pad 17 Mei untuk menggerakkan persenjataan mereka.
“Milisi itu berhasil memindahkan roket-roket yang akan menjadi sasaran serangan kami selama gencatan senjata lima hari. Rudal yang ditembakkan hari ini adalah salah satunya,” kata Asseri pada Sabtu (6/6).
“Alhamdulillah, kami memiliki pasukan pertahanan udara yang mampu menghalangi roket-roket jenis itu, menghancurkan roket itu dan mengatasi serangan tersebut,” tambahnya.
Houthi telah membantah tuduhan Arab Saudi dan Amerika bahwa pihaknya memanfaatkan jeda kemanusiaan untuk memindahkan persenjataan.
Koalisi negara-negara Muslim Sunni khawatir gerakan Houthi, yang berasal dari kelompok Syiah di Yaman Utara, akan bertindak sebagai kaki tangan dari saingan mereka di wilayah, Iran.
Iran dan Houhi menyangkal hubungan militer dan ekonomi, dan Houhti menyatakan perebutan ibukota Sanaa pada September dan gerakan mereka ke wilayah selatan adalah bagian dari satu revolusi melawan pemerintah yang korup. (yns)