Diberitakan CNN, David Sweat dan Richard Matt berhasil meloloskan diri dengan sangat rapih dari Clinton Correctional Facility. Mereka membuat seolah-olah masih berada di atas tempat tidur di sel, padahal sudah di luar penjara dengan menggali lubang dan merusak pipa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lolosnya mereka sudah membuat para sipir kebakaran jenggot. Ditambah lagi, secarik kertas yang memuat pesan terakhir para tahanan sebelum kabur, semakin membuat keki petugas.
Dalam pesan dalam selembat kertas Post-it, mereka seakan meledek dengan menuliskan kalimat "Have a nice day" (semoga harimu menyenangkan) di bawah gambar wajah tersenyum. Kertas itu ditempel persis di atas lubang pipa yang mereka buat untuk kabur.
Catatan Peninggalan Dua Napi yang Kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Clinton (Reuters/New York Governor's Press Office) |
Sebanyak 250 aparat kepolisian dan FBI diturunkan untuk memburu mereka. Polisi sejauh ini telah mengantongi 150 aduan masyarakat yang mengaku melihat mereka.
Sweat, 48, divonis penjara seumur hidup atas pembunuhan polisi, Kevin Tarsia, pada Juli 2002. Sementara Matt, 48, divonis 25 tahun atas penculikan, perampokan dan pembunuhan seorang pria pada 1997.
Polisi mengatakan bahwa kedua tahanan sangat berbahaya dan warga diminta untuk tidak bertindak sendiri jika melihat mereka. (stu)
Catatan Peninggalan Dua Napi yang Kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Clinton (Reuters/New York Governor's Press Office)