Juru Bicara Kementeria Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, mengatakan hal ini akan bisa memperbaiki kembali hubungan antara Indonesia dan Australia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hubungan Indonesia dan Australia, sebelumnya memang kerap mengalami panas dingin. Tahun 2011 misalnya, Australia sempat menghentikan eskpor sapi ke Indonesia, karena protes aktivis hak binatang soal perlakukan terhadap sapi impor Australia di rumah pemotongan hewan di Indonesia.
Pada 2012, hubungan Indoneia Australia sempat memburuk setelah sebuah toko di Australia memajang bendera Bintang Kejora miliki Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pada 2013, hubungan kembali memanas karena WikiLeaks membocorkan dokumen bahwa Australia menyadap telepon seluler milik mantan Presiden SBY dan Ibu Ani serta beberapa pejabat lain. (stu)