Kelompok Small Arms Survey yang berbasis di Jenewa, Swiss, mengatakan bahwa sistem pertahanan udara portabel, atau MANPADS, telah dijarah dari Libya atau diakuisisi oleh militan, memicu ancaman yang signifikan terhadap penerbangan komersial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"China tidak mengekspor senjata ke entitas non-negara atau negara-negara yang berada di bawah sanksi embargo senjata dari Dewan Keamanan PBB," kata Hong. "China akan terus melakukan kontrol yang efektif dan ketat atas perdagangan militer."
Menurut Stockholm International Peace Research Institute, ekspor senjata China meningkat 143 persen antara dari periode 2005-2009 dengan periode 2010-2014, membuat China menjadi pemasok terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Rusia.
China telah berulang kali mengatakan pihaknya melakukan ekspor senjata dengan bertanggung jawab senjata dan mengikuti semua konvensi dan peraturan internasional. (stu)