Menurut Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida, bantuan ini adalah bentuk komitmen Jepang dalam membantu rekonsiliasi di negara-negara Asia, dalam hal ini antara pemerintah Myanmar dan masyarakat etnis minoritas Rohingya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kishida melanjutkan, bantuan ini nantinya akan digunakan UNHCR untuk menyediakan tempat penampungan dan makanan, termasuk juga untuk memetakan dan mencari para "manusia perahu" yang masih ada di laut.
Puluhan ribu warga Muslim Rohingya tahun ini mengarungi lautan dan terdampar di beberapa negara, termasuk Malaysia dan Indonesia, untuk kabur dari kekerasan dan diskriminasi di Myanmar.
Di Indonesia, berturut-turut datang perahu pengungsi Rohingya dan Bangladesh ke Aceh. Menurut data UNHCR, saat ini ada 1.794 pengungsi yang saat ini ditampung di Aceh. (den)