Perancis Bisa Beri Suaka pada Snowden dan Assange

Denny Armandhanu/Reuters, CNN Indonesia | Jumat, 26/06/2015 11:05 WIB
Pernyataan ini dilontarkan menyusul laporan WikiLeaks soal penyadapan tiga presiden Perancis oleh Amerika Serikat antara 2006 hingga 2012. Snowden, yang membocorkan ratusan ribu dokumen penyadapan Badan Keamanan Nasional, NSA, saat ini berada dalam perlindungan Rusia di Moskow. (Reuters/Bobby Yip)
Paris, CNN Indonesia -- Menteri Kehakiman Perancis Christiane Taubira mengatakan bahwa negaranya bisa jadi akan memberikan suaka pada Edward Snowden dan Julian Assange, para pembocor dokumen rahasia Amerika Serikat. Jika itu terjadi, Taubira mengaku tidak akan heran.

"Jika Perancis memutuskan menawarkan suaka pada Edward Snowden dan Julian Assange, saya tidak akan heran. Itu mungkin," kata Taubira dalam wawancara dengan BFMTV, seperti dikutip CNN.

Assange, pendiri WikiLeaks, sudah berlindung di Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris, selama lebih dari dua tahun untuk menghindari ekstradisi ke Swedia atas tuduhan perkosaan dan pelecehan seksual tahun 2010.


Snowden, yang membocorkan ratusan ribu dokumen penyadapan Badan Keamanan Nasional, NSA, saat ini berada dalam perlindungan Rusia di Moskow.

Taubira menekankan bahwa keputusan tidak ada di tangannya untuk memberikan suaka pada kedua orang tersebut. Penawaran suaka hanya bisa diberikan oleh perdana menteri dan presiden Perancis.

Pernyataan ini dilontarkan menyusul laporan WikiLeaks soal penyadapan tiga presiden Perancis oleh Amerika Serikat antara 2006 hingga 2012. Rabu kemarin, Perancis memanggil duta besar AS untuk mengklarifikasi tuduhan tersebut.

Perancis menyesalkan tindakan AS, padahal kedua negara itu bersekutu. Dewan Keamanan Perancis mewanti-wanti agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi dan mengatakan bahwa mereka tidak akan menolerir tindakan yang merusak keamanan dan perlindungan kepentingan Perancis. (stu)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK