Diberitakan Reuters, insiden terjadi pada Minggu (28/6) saat puluhan kaum gay yang mengenakan atribut warna-warni dan membawa bendera pelangi turun ke jalan dekat Lapangan Taksim, pusat bisnis tersibuk di Istanbul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelenggara memprotes izin yang tidak keluar untuk aksi damai mereka. Kritik mengatakan, pemerintahan Tayyip Erdogan mengabaikan aspirasi kaum LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transeksual).
"Orang-orang ini tidak melemparkan baru dan tidak akan melakukannya. Mereka tidak melemparkan bom bensin. Mereka hanya meminta pengakuan secara hukum," kata seorang gay, Bulent.
Parade gay atau yang dikenal dengan Gay Pride digelar setiap tahunnya di berbagai negara. Tahun ini Amerika Serikat membuat sejarah dengan memperbolehkan pernikahan sesama jenis di negara itu, disambut gegap gempita oleh para pasangan gay. (den)