Semakin menyudutkan pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut, Trump juga menuduh kalau pemerintah Meksiko berhasil melakukan lobi-lobi terlarang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komentar Trump tentang Guzman dan Meksiko terdengar sangat pedas, padahal tim sukses telah memintanya untuk bersikap tenang dalam menanggapi isu tersebut karena Partai Republik berusaha meraih suara etnis hispanik.
Meski kerap kali mengritik kebijakan pemerintah AS, namun kepopuleran miliuner tersebut cukup meningkat sejak bulan lalu, saat ia mengatakan kalau Meksiko hanya mengirim pemerkosa dan penjahat ke AS.
Tidak hanya bersuara di media, Trump juga berkoar-koar di Twitter.
"Bandar narkoba Meksiko kabur dari penjara. Tindakan korup yang merugikan AS. Saya sudah beri tahu Anda!" tulis Trump.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Guzman, yang memimpin kartel narkoba Sinaloa, melarikan diri dari penjara dengan tingkat keamanan tinggi di Altiplano, Meksiko, pada Sabtu (11/7).
Ia menggali lantai penjaranya hingga berbentuk sebuah lorong bawah tanah yang berujung ke sebuah gedung yang sedang dibangun. Pihak kepolisian kini tengah menanyai lebih lanjut 30 penjaga penjara tersebut.
"El Chapo sudah merencanakan ini sejak ia dipenjara pada Februari 2014. Ia juga didukung oleh berbagai pihak yang menginginkan dirinya lepas dari penjara," kata Raul Benitez Manaut, pengamat keamanan dari National Autonomous University di Meksiko.
(ard/ard)