Lima orang anggota militer Mesir diklaim tewas dalam serangan ini.
Korban tewas jatuh ketika sejumlah mortir mengenai dua pos penjagaaan, ujar pasukan kemanaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor berita pemerintah Mesir, MENA mengatakan srangan oleh teroris, istilah yang digunakan pemerintah untuk menyebut militan, terlibat dalam peluncuran roket dan penembakan, dan pertikaian masih berlanjut.
Meski operasi penumpasan tangan besi beharil mengatasi musuh-mushnya di Ikhwanul Muslimin, Provinsi Sinai yang merupakan afiliasi ISIS di Mesir yang masih tetap bertahan meski terus ditekan oleh operasi militer.
Pada Kamis (16/7) Provinsi Sinai mengatakan telah menembakkan satu roket ke kapal perang Mesir di Laut Mediterania dekat perairan Israel dan Galur Gaza.
Kelompok ini telah menewaskan ratusan tentara dan polisi sejak militer menyingkirkan Presiden Mohammed Mursi dari Ikhawanul Muslimin pada 2013. (yns)