Organisasi peternakan dan pertanian Coldiretti Kamis lalu pada Reuters mengatakan, AC digunakan di kandang ternak terutama di wilayah Sungai Po, dekat Milan, yang lembab. Suhu tertinggi selama lebih dari satu dekade terjadi di wilayah ini pada Juli, mencapai 40 derajat Celcius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternak babi juga menderita. Coldiretti menjelaskan, nafsu makan babi menurun saat suhu udara lebih dari 28 derajat dan makan 40 persen lebih sedikit dibanding biasanya.
Langkah-langkah tambahan dilakukan untuk babi. Sistem pengairan bekerja tanpa henti untuk menyalurkan air minum sebanyak 140 liter per hari, lebih banyak 70 liter dari hari biasa.
Menurut Coldiretti kondisi akan semakin parah dengan kedatangan fenomena udara anticyclone yang disebut "Charon". Nama Charon merujuk pada seorang pemilik perahu dalam mitologi Yunani yang membawa bencana sepanjang sungai yang memisahkan dunia manusia dan arwah. (den)