"Untuk mendukung keikutsertaan wanita di dalam misi perdamaian PBB, kita berkomitmen untuk meningkatkan jumlah petugas perdamaian wanita kita," ujarnya ketika membuka Rapat Regional Asia-Pasifik terkait Penjaga Perdamaian PBB di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Presiden dan Perdana Menteri Timor Leste Jose Ramos Horta yang juga menyampaikan pidato dalam acara yang sama, mengakui kontribusi Indonesia di PBB.
"Indonesia telah berperan aktif di dalam berkontribusi terkait misi perdamaian PBB," kata Ramos.
Lebih lanjut, hasil rapat kali ini akan dibicarakan di dalam Peacekeeping Summit di New York pada September mendatang. Indonesia akan menjadi salah satu dari negara yang ikut serta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) tersebut. (stu)