Setidaknya tujuh warga sipil dan anggota militer yang bekerja di fasilitas penjara Guantanamo telah didiagnosa kanker, menurut pengaduan, yang diajukan untuk Kantor Departemen Pertahanan AS. Aduan menyerukan pejabat militer Amerika untuk memindahkan personil dari fasilitas pengadilan di pangkalan, menguji mereka berikut pangkalan atas dugaan materi yang bersifat karsinogen.
Aduan mengklaim bahwa sejumlah besar orang yang relatif sehat dan muda yang bekerja di pangkalan angkatan laut itu telah didiagnosa kanker. Selama satu dekade terakhir, sekitar 200 jaksa, pengacara dan personel pengadilan lainnya telah bekerja di pangkalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang juru bicara Departemen Pertahanan AS mengatakan mereka tidak bisa mengkonfirmasi atau menyangkal investigasi atau aduan tersebut.
"Kami telah mengatakan rantai komando kami selama bertahun-tahun bahwa kami tidak merasa aman bekerja di fasilitas sementara yang didirikan pemerintah untuk komisi militer," kata Kapten Michael Schwartz, seorang pengacara pertahanan militer dari Angkatan Udara AS, yang telah bekerja di Teluk Guantanamo selama bertahun-tahun. "Tapi, bersama dengan Konstitusi, pemerintah tampaknya ingin menyembunyikan ini.”
Aduan tidak menyatakan peningkatan kadar kanker di antara para tahanan, yang dipenjara di bagian terpisah dari fasilitas seluas 116 km persegi tersebut. Saat ini masih tersisa sekitar 115 tahanan di Guantanamo, yang ingin ditutup segera oleh Presiden AS Barack Obama.
Sumber medis mengatakan bahwa akan sulit untuk memastikan tingkat kanker di pangkalan adalah normal tanpa informasi lebih rinci. Mereka mengatakan tujuh kasus di antara 200 orang muda bisa jadi tidak biasa, terutama jika mereka mengidap jenis kanker yang sama. Namun jika kanker yang mereka derita berlainan, maka kasus ini bisa dianggap normal.
Pada Senin (27/7), media Kanada melaporkan bahwa Letnan Komandan Bill Kuebler dari Angkatan Laut AS, seorang pengacara untuk tahanan Kanada, Omar Khadr, meninggal karena kanker pada 17 Juli. Kuebler berusia 44 tahun.
Pengacara sipil yang telah bekerja di pangkalan mengatakan mereka mendukung penyelidikan terkait kasus ini.
"Tampaknya ada rumpun kanker yang mengelilingi komisi militer di Guantanamo," kata J. Wells Dixon, seorang pengacara Pusat Hak Konstitusional, yang telah mewakili puluhan tahanan Guantanamo. "Dan Pusat Pnegendalian Penyakit harus dibawa untuk menyelidiki masalah ini secara menyeluruh." (stu)