Pengadilan juga memvonis mati tujuh mantan pejabat Gaddafi, termasuk mantan kepala intelijennya, Abdullah al-Senussi, dan mantan Perdana Menteri Baghdadi al-Mahmoudi, atas tuduhan yang sama, kata Sadiq al-Sur, yang mengepalai investigasi kantor kejaksaan di Tripoli.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengadilan dimulai pada April 2014 sebelum pemerintahan di Libya terpecah menjadi dua kelompok besar, masing-masing mengaku sebagai pemerintah sah, pada Agustus 2014.
Vonis ini harus dikonfirmasi oleh Mahkamah Agung Libya terlebih dahulu. Mahkamah Pidana Internasional mengatakan mereka khawatir akan keadilan dan kompetensi sistem peradilan Libya, meski pada 2013 mereka memenangkan hak untuk mengadili Senussi di Libya dan bukan di ICC di Belanda. (stu)