Diberitakan Reuters, tahanan tersangka kasus pelecehan seksual itu kabur dari penjara berpengamanan ringan di pulau Bastow. Dengan papan selancar dan dayung, dia berhasil mencapai daratan yang letaknya tiga kilometer dari pulau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pulau tersebut berisikan para pembunuh, pemerkosa dan penyelundup obat bius. Selain kebebasan maksimal, para tahanan menghabiskan hari dengan memasak dan berladang, serta kemampuan lainnya yang akan digunakan di kehidupan nanti setelah bebas.
Sebelum masuk ke pulau ini, 115 tahanan di dalamnya menghabiskan masa hukuman di penjara berkeamanan tingkat tinggi. Perlu penyaringan yang ketat sampai seorang tahanan bisa berakhir di pulau ini.
Karena nyamannya pulau ini, hampir tidak ada tahanan yang mencoba untuk kabur. Jika ada yang kabur, maka tahanan tersebut tidak akan bisa lagi mendekam di Bastoy dan masuk ke penjara biasa. (den)