Dalam sebuah pernyataan, Pentagon mengatakan penerbang pesawat berasal dari Fighter Wing ke-31 yang berbasis di Pangkalan Udara Aviano, Italia.
Peralatan pendukung lainnya juga telah dikirim, namun tidak terdapat rincian lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan menerbangkan pesawat dari Incirlik dalam menggempur ISIS di Suriah akan menjadi keuntungan besar pasukan koalisi. Sebelumnya, pesawat untuk menyerang ISIS harus terbang dari kawasan Teluk.
Bulan lalu, Turki mengizinkan AS menggunakan pangkalan udara Incirlik, setelah berbulan-bulan enggan berperan aktif dalam pasukan koalisi memerangi ISIS.
Konflik di negara tetangga Suriah dan Irak telah merembet dan masuk menciptakan ketidakstabilan keamanan ke wilayah Turki, terutama di wilayah perbatasaan dengan Suriah sepanjang 900 km. (stu)