Diberitakan Fox News, Selasa (11/8), Victor Twartz dibebaskan dengan jaminan setelah muncul dalam sidang perdana di Pengadilan Sydney karena membawa kokain 8 Juli lalu dalam penerbangan dari New Delhi menuju Sydney. Dia akan kembali menjalani pengadilan pada 6 Oktober mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
riwayat percakapan antara Twartz dengan seseorang di New Delhi.
Tidak diketahui apakah Twartz dijanjikan sejumlah imbalan dengan membawa paket itu. Kepada ABC, Twartz mengaku bertemu kenalannya tersebut di New Delhi. Saat dia hendak naik pesawat untuk pulang, kenalannya ini menitipkan sebuah kantung yang diakuinya sebagai hadiah bagi kawannya di Australia.
Manajer Kepolisian Federal Australia Wayne Buchhorn mengatakan bahwa apa pun alasannya, tahu atau tidak tahu, membawa narkoba ke negara itu akan memiliki konsekuensi hukum.
"Seseorang akan didakwa jika dia membawa narkoba dengan sengaja ke Australia, atau dengan ceroboh atau sengaja tidak peduli pada kemungkinan adanya narkotika yang diletakkan di dalam bagasi atau benda yang mereka bawa," kata Bucchorn. (den)