Tidak jelas berapa banyak dari mereka yang masih berada dalam cengkeraman ISIS, tapi Rami Abdulrahman, kepala lembaga pemerhati HAM Syrian Observatory yang berbasis di Inggris, mengatakan ISIS masih menyandera lebih dari 150 warga Kristen Assyria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdulrahman mengatakan uang tebusan telah dibayarkan tetapi Yakoub menyangkalnya.
"Beberapa memiliki masalah kesehatan, jadi kami percaya bahwa mereka dibebaskan karena masalah kesehatan dan karena mereka sudah tua," kata Yakoub, ketua Federasi Assyria Swedia.
“Pembebasan ini adalah tanda kecil akan harapan. Ini memberi kami harapan bahwa suatu hari mereka yang tersisa akan dibebaskan,” tambah dia.
Pada Maret, ISIS juga membebaskan 19 warga Kristen Assyria. (stu)