Dalam beberapa hari terakhir, ISIS telah berusaha untuk menghancurkan pemberontakan oleh kelompok Muslim Salafi di Sirte. Menurut warga setempat, puluhan orang telah tewas akibat pertempuran ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah sementara Libya mendesak negara-negara sekutu Arab untuk melakukan serangan udara terhadap posisi kelompok teroris Daesh (ISIS) di Sirte," bunyi sebuah pernyataan kabinet pemerintah di timur Libya pada Sabtu (15/8). Mereka tidak memiliki kontrol atas Sirte, kota kelahiran mantan diktator Gaddafi.
Setelah menguasai beberapa wilayah di Irak dan Suriah, ISIS melebarkan pengaruh mereka ke Libya, Mesir, Yaman, bahkan Afghanistan.
Kedua kubu pemerintah telah melakukan serangan udara ISIS di Sirte dalam beberapa hari terakhir, tetapi kemampuan mereka sangat terbatas. Mereka hanya mengandalkan pesawat tempur usang dan helikopter dari era Gaddafi.
Tidak jelas bagaimana negara-negara Arab akan merespon permintaan ini. Koalisi Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi melancarkan serangan udara di Yaman pada akhir Maret lalu dalam upaya untuk menghentikan gerakan al-Houthi yang didukung oleh Iran. (stu)