Khamenei, otoritas tertinggi di Iran, dinilai telah menahan dirinya untuk membuat pernyataan yang kontroversial menjelang perjanjian nuklir yang disepakati bulan lalu. Di AS, perjanjian nuklir Iran masih harus melewati persetujuan Kongres terlebih dulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak pengamat melihat kecil kemungkinan Khamenei akan menolak kesepakatan nuklir karena ia melindungi Presiden Hassan Rouhani secara politik untuk mengejar kesepakatan itu. Namun ia juga memiliki rasa tak percaya yang mendalam terhadap AS.
Jika kesepakatan diberlakukan, sanksi internasional terhadap Iran akan dicabut, dan akan membuka investasi asing di Iran setelah bertahun-tahun isolasi. (stu)