Diberitakan Time, Kamis (20/8), celana dalam ini diproduksi oleh perusahaan baru, Wireless Armour, berdasarkan hasil penelitian ilmuwan Inggris Joseph Perkins.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Radiasi ini, tulis Perkins, membunuh 1/4 sperma dalam 4 jam paparan. Artinya, paparan radiasi mampu mengurangi tingkat kesuburan pria.
Celana dalam ini disebut terbuat dari bahan bernama RadiaText yang merupakan campuran dari kapas dan perak. Alasannya, perak adalah konduktor listrik terbaik sehingga menciptakan tameng terhadap radiasi.
Situs itu juga menyebutkan bahwa bahan campuran tersebut membuat celana dalam ini kuat namun halus. Perak pada campuran juga menjadikannya anti-mikroba sehingga lebih higienis.
Untuk perlindungan kejantanan terhadap radiasi ini, celana dalam Wireless Armour dibanderol antara 24 hingga 35 pound sterling (Rp520 ribu-750 ribu) per buahnya. (den)