"Laporan tentang kemungkinan pertukaran tahanan itu tidak benar dan tak pernah ada," kata Qashqavi seperti dikutip oleh kantor berita Iran, ISNA.
Spekulasi pertukaran tahanan antara Iran dan Amerika Serikat muncul sebelum maupun sesudah
kesepakatan nuklir Iran yang bersejarah bulan lalu. Meski demikian, kedua negara secara konsisten membantah adanya pertukaran tahanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Qashqavi menyatakan terdapat 16 warga Iran yang mendekam dalam sejumlah penjara di Amerika Serikat karena melanggar sanksi yang dijatuhkan AS terhadap Iran. Sementara, sekitar 60 tahanan lainnya dipenjara atas sejumlah tindak kriminal.
Rezaian, yang berasal dari California, dituduh mengumpulkan informasi rahasia dan menyerahkannya kepada oposisi, menuliskannya dalam surat kepada Presiden AS Barack Obama, dan bertindak melawan keamanan nasional Iran.
The Washington Post menyebut tuduhan tersebut "tidak masuk akal."
Sementara, pemerintahan Obama mendapatkan kritik karena tidak mengikutsertakan pertukaran tahanan dalam kesepakatan nuklir Iran dan pencabutan sanksi atas negara tersebut. (ama/ama)