Pihak kebun binatang mengatakan pada Selasa (25/8), keputusan ini dibuat agar Harapan, badak yang berumur delapan tahun itu, dapat menghasilkan keturunan.
Menurut Terri Roth, Wakil Presiden Konservasi dan Direktur Satwa Langka di Kebun Binatang Cincinnati, Harapan adalah satu dari tiga badak Sumatera yang lahir di Kebun Binatang tersebut. Ia akan dipindahkan ke Suaka Rhino Sumatera yang berlokasi di Lampung pada akhir tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bertahun-tahun, kami berharap akan mendapat badak betina," kata Roth. "Namun, Indonesia sudah mengatakan dengan jelas bahwa mereka tidak akan mengirimkan badak Sumatera ke luar negeri lagi.”
Roth menjelaskan bahwa mereka juga tidak bisa menerima badak betina dari Malaysia, negara lain yang memiliki populasi badak Sumatera, karena mereka tidak memiliki badak yang masih subur.
Pada 2007, badak jantan pertama yang lahir di kebun binatang Cincinnati, Andalas, dipindahkan ke Suaka Rhino Sumatera.
Sebelumnya, tahun lalu, satu-satunya badak betina di kebun binatang Cincinnati, Suci, mati karena sakit.
Sampai saat ini, Harapan akan berada di kebun binatang untuk belajar menghabiskan waktu dalam kandang untuk perjalanan yang masih menunggu izin.
Roth menambahkan, Andalas dulu menempuh perjalanan selama 60 jam untuk tiba di Suara Rhino dari AS. (stu)