Diberitakan Reuters, Kamis (27/8), Obama mengapresiasi keputusan Merkel yang akan meringankan beban negara-negara lain dengan memberikan tempat bagi para imigran Suriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kota Heidenau kawasan timur Jerman, Merkel mengatakan bahwa xenofobia adalah tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Pernyataan Merkel tersebut kemudian memicu cemooh dan kibaran spanduk bertuliskan 'Volksverraeter' yang berarti pengkhianat, sebuah slogan yang diadopsi oleh gerakan anti-Islam PEGIDA awal tahun ini.
"Tidak ada toleransi bagi mereka yang mempertanyakan perbedaan orang lain, tidak ada toleransi bagi mereka yang enggan membantu orang yang membutuhkan," ujar Merkel.
"Semakin banyak orang yang melakukan hal itu (membantu orang yang membutuhkan), maka akan semakin kuat kita nanti," lanjutnya.
Dengan semakin banyaknya serangan di tempat penampungan pengungsi dan peringatan terhadap meningkatnya intoleransi terhadap orang asing, kabinet pemerintahan Merkel pun bersepakat untuk menggandakan dana tahun ini guna membantu kota-kota dalam mengatasi kedatangan para imigran. (stu)