Pertemuan ini menjadi pertemuan kedua antara Retno dan Iyad. Sebelumnya, keduanya telah bertemu dalam konferensi yang berlangsung di Kuwait City pada Mei lalu saat Retno memberikan proposal dari Presiden RI Joko Widodo mengenai rencana penguatan negara Islam yang moderat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu, prioritas OKI ke depan adalah untuk menyebarkan pesan Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin," ujar Retno.
Iyad mengungkapkan bahwa Indonesia dapat menjadi contoh sukses sebagai salah satu negara Islam yang moderat. "Saya melihat Indonesia cukup berperan aktif sebagai negara Muslim terbesar di dunia," ujarnya.
Dalam waktu dekat, OKI akan menggelar tiga konferensi tingkat tinggi dan Iyad mengundang Indonesia untuk turut hadir dalam konferensi tersebut. Rencananya, ketiga konferensi ini akan dilakukan pada November di Pakistan, Januari di Maroko dan Maret di Turki.
OKI merupakan organisasi negara Islam yang beranggotakan 57 negara, termasuk Indonesia. Sejak didirikan pada 1969 hingga sekarang, organisasi ini memiliki perhatian khusus terhadap situasi Palestina dan mendukung kemerdekaan mereka. (stu)