Ali Amin, 17, remaja asal Manassas, Virginia, merupakan remaja pertama yang dituntut oleh Amerika Serikat dalam kasus mendukung ISIS.
Hakim Distrik AS, Claude Hilton menjatuhkan hukuman 136 bulan penjara kepada Amin dalam persidangan yang digelar di Alexandria, Virginia, pada Jumat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menggunakan akun Twitter atas nama @Amreekiwitness, Amin mengaku bersalah pada Juni lalu karena menggunakan Twitter dan blog untuk menjelaskan penggunaan mata uang virtual Bitcoin untuk menyumbangkan dana kepada para militan ISIS.
Kelompok militan ISIS telah menguasai daerah yang luas dari Irak dan Suriah dengan menunjukkan propaganda kekerasan dan terorisme, ditandai dengan aksi pembunuhan massal dan pemenggalan.
Kelompok pemerhati pergerakan militan, SITE, menyatakan Amin memiliki sekitar 4.000 followers di Twitter dan kerap berkomunikasi dengan pejuang dan perekrut ISIS yang terkenal.
Untuk membendung dukungan kepada ISIS, Jaksa Federal mendakwa sejumlah orang dari berbagai daerah di Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir, yang kedapatan mendukung ISIS, tak terkecuali di media sosial.
Selain kasus Amin, seorang pria asal Arizona yang tak dipublikasikan namanya didakwa pada Kamis (27/8) karena membantu seorang mahasiswa asal New York untuk mendapatkan pelatihan militer dan bergabung dengan ISIS di Suriah. (ama/ama)