Seperti dilansir Channel NewsAsia, China mengklaim Taiwan yang sudah memiliki pemerintahan mandiri sebagai wilayah kekuasaan mereka.
Ketegangan kedua negara mulai merenggang ketika Taiwan berada di bawah kepemimpinan Presiden Taiwan Ma Ying-jeou yang menandatangani beberapa pakta perdagangan dengan China. Namun, kedua belah pihak masih sering melontarkan kecurigaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi pengumuman ini, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa mereka mengetahui adanya latihan tahunan ini. Mereka menganggap latihan ini sebagai rutinitas.
Militer Taiwan juga telah memulai latihan lima hari pada pekan ini. Salah satu tempat yang digunakan adalah Kinmen.
Pada Selasa (8/9), pasukan berlatih dengan skenario angkatan laut China menyerang Kinmen, tapi dipukul mundur oleh tentara amfibi Taiwan.
Sebelumnya, militer Taiwan juga telah diperingati bahwa China sedang membuat dua armada pesawat dan melatih serangan dengan model target beberapa lokasi di Taiwan.
Pekan lalu, China menggelar parade militer Perang Dunia II secara besar-besaran, dan menjadi ajang pamer persenjataan canggih negara itu. Dalam kesempatan tersebut, China berjanji akan memangkas 300 ribu tentaranya.