Kim Ki-jong, 55, yang menyerang Duta Besar Mark Lippert pada Maret lalu dalam sebuah forum diskusi soal reunifikasi Korsel-Korut di Seoul, juga dinyatakan bersalah atas penyerangan utusan asing, di bawah Undang-undang Keamanan Nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaksa umum minggu lalu menuntut Kim dipenjara 15 tahun. Kim diketahui sudah mengunjungi Korut sebanyak tujuh kali, mencuatkan pertanyaan soal koneksinya ke Pyongyang.
Namun Kim membantah ia memiliki hubungan dengan Korut. Sementara, media milik pemerintah Korut menyebut serangan terhadap Lippert sebagai “hukuman yang pantas” bagi Lippert, meski juga membantah keterlibatan apapun.
Kedua negara Korea secara teknis masih berperang karena Perang Korea pada 1950-1953 diakhiri dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.
Korsel dan sekutu utamanya, AS, melakukan latihan militer gabungan secara rutin, yang dituding Korut sebagai provokasi perang. (stu)