Insiden mematikan semacam ini bukan kali pertama terjadi menjelang pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Melansir The Guardian, insiden mematikan terjadi di Mina pada 2006, ketika lebih dari 306 jemaah haji tewas terinjak-injak ketika sedang melempar jumroh.
Sehari sebelum ibadah haji dimulai pada tahun 2006, sebuah hostel delapan lantai yang berada di Masjidil Haram runtuh, menewaskan sekitar 73 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 1990, menjadi tahun dengan tragedi terburuk pada saat proses ibadah haji ketika 1.426 jemaah haji tewas akibat terinjak-injak di terowongan pejalan kaki yang penuh sesak menuju Mekkah.
Terkait insiden jatuhnya crane, hingga saat ini sejumlah korban yang terluka masih mendapat perawatan di beberapa rumah sakit yang berada di sekitar Mekkah.
"Sejumlah jemaah yang luka ringan ditangani oleh petugas kesehatan haji Indonesia, sementara korban luka lainnya dirawat di RS Zahir dan RS Al-Nur," kata Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Syailendra Dharmakirtri, kepada CNN Indonesia, Sabtu (11/9).
Syailendra menyatakan bahwa saat ini situasi di Masjidil Haram sudah kembali seperti sedia kala, meskipun sebelumnya sempat ditutup sementara untuk mempermudah evakuasi korban pasca insiden tersebut. (ama/ama)