Raja terlama menjabat di dunia itu telah lebih dari tiga bulan dirawat di rumah sakit Siriraj akibat cairan di otaknya yang terdeteksi Mei lalu. Pekan lalu, raja berusia 87 tahun ini menjalani perawatan infeksi pada dadanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemeriksaan darah menemukan adanya infeksi. Pemeriksaan sinar-X menunjukkan adanya pembengkakan di bagian kiri bawah paru-parunya," ujar laporan istana.
Istana melanjutkan, dokter saat ini memberikan antibiotik dan oksigen pada raja.
Bhumibol telah keluar-masuk rumah sakit dalam enam tahun terakhir ini. Kondisi raja yang rentan sempat memicu spekulasi dan perpecahan politik soal siapa yang akan meneruskan tahta sepeninggal Bhumibol. (den)