Kepala Angkatan Bersenjata Malaysia, Jenderal Zulkifeli Mohd Zin mengatakan, pakta tersebut dicapai pada Rapat Umum Komite Perbatasan dan akan dimasukkan dalam penyediaan alokasi parlemen Malaysia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari aspek patroli, Thailand akan menginspeksi bagiannya dan kami di bagian sendiri...itu lebih praktis dan hemat untuk Malaysia dan Thailand."
Kepala Angkatan Bersenjata Thailand, Worapong Sanganetra, juga hadir di perhelatan tersebut.
Perbatasan Thailand-Malaysia menjadi sorotan internasional setelah ditemukan beberapa kuburan massal, diduga merupakan korban perdagangan manusia imigran ilegal dari Rohingya, Myanmar, dan Bangladesh.
Hutan lebat di perbatasan Malaysia-Thailand telah menjadi lokasi transit bagi para penyelundup yang membawa orang-orang dari Asia Tenggara dengan menggunakan kapal dari Myanmar dan Bangladesh. (stu)