Bagaimana tidak, saat polisi Florida, Amerika Serikat, menangkap wanita berusia 47 tahun tersebut, di rumahnya ditemukan 3.500 senjata, dengan jajaran tengkorak dan potongan badan yang diketahui semuanya adalah palsu.
Tak cuma itu, pihak kepolisian pun menduga bahwa Dykema mengikuti salah satu sekte pemuja setan. Ini karena ditemukannya banyak gambar pentagram dan meja seperti tempat bersembahan.
Untuk menangkap Dykema pun bukannya tanpa kesulitan, karena saat hendak diringkus dia melakukan perlawanan kepada petugas dengan mengancungkan pisau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menunjukkan tingkat menahan diri dan profesionalisme mereka dalam kondisi yang sangat sulit dan berbahaya," ujar juru bicara kepolisian, Sherif Al Nienhus, seperti dikutip dari Mirror.
Dia ditangkap karena dianggap meresahkan masyarakat, merusak properti, , menolak ditahan petugas, dan menyerang petugas.
(tyo)