Morrison sebelumnya dihujani pujian sekaligus kecaman sebagai menteri imigrasi karena mengimplementasikan kebijakan membalikkan kapal pencari suaka yang tiba di perariran Australia dari Asia.
Baru-baru ini, Morrison bertugas untuk melakukan reformasi kesejahteraan sebagai menteri pelayanan sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini, saya mengumumkan pemerintah abad ke-21 dan kementerian untuk masa depan," kata Turnbull kepada wartawan di Canberra. "Perubahan yang sangat besar untuk memenuhi tantangan yang sangat besar untuk membantu kita semua menangkap peluang yang sangat besar."
Partai Liberal Turnbull dan mitra koalisi Partai Nasional memenangkan pemilu pada 2013 di bawah Abbott, menjanjikan stabilitas, reformasi ekonomi dan menghentikan pencari suaka yang tiba dengan perahu di Australia.
Namun pada Senin lalu, Abbott digulingkan setelah berbulan-bulan pertikaian soal destabilisasi, serangkaian kejanggalan dan kebijakannya yang dianggap salah langkah.
Turnbull, mantan bankir investasi, pengacara dan pengusaha teknologi, adalah perdana menteri keempat Australia dalam waktu dua tahun.
Ia selama ini dikenal mendukung kesetaraan perkawinan dan kebijakan perubahan iklim. Turnbull populer di kalangan komunitas bisnis dan pemilih yang lebih luas tetapi beberapa anggota sayap kanan dari koalisinya tetap mencurigainya.
Menuju pemilu
Komentator politik veteran Malcolm Mackerras mengatakan kabinet baru harus memberikan pemerintah dorongan menuju pemilu tahun depan.
"Saya pikir Turnbull akan memimpin mereka untuk kemenangan kedua," kata Mackerras.
Seiring dengan Menteri Luar Negeri Julie Bishop dan Menteri Perdagangan Andrew Robb, yang tetap berada di posisi mereka, Morrison, 47, dipandang sebagai salah satu dari beberapa bintang di pemerintahan Abbott.
Kabinet baru Turnbull akan dilantik pada Senin besok. (stu)