Menurut pejabat senior Pentagon, dikutip CNN, Selasa (22/9), kelompok yang disebut sebagai Koalisi Arab Suriah ini berhasil memukul mundur ISIS dalam pertempuran beberapa pekan terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun untuk memberikan bantuan, Pentagon perlu persetujuan dari Gedung Putih. Hingga saat ini, izin untuk itu masih belum dikeluarkan.
Nama "Koalisi Arab Suriah" muncul dalam perbincangan pejabat senior Pentagon soal misi pelatihan oposisi militan Suriah. Menurut mereka, jumlah militan yang dilatih tidak cukup untuk mengatasi permasalahan di Suriah.
Untuk mengatasi kekurangan ini, Christine Wormuth, pejabat di Kementerian Pertahanan AS, mengatakan cara yang efektif adalah menggandakan kekuatan dengan merengkuh kelompok lainnya yang berseberangan dengan ISIS dan rezim Bashar al-Assad.
Belum diketahui apakah militan yang dilatih AS akan bisa diterima di tengah Koalisi Arab Suiah. Pasalnya koalisi ini terdiri dari 15 suku dan etnis yang berbeda yang sulit menerima orang selain kelompok mereka.
Koalisi ini menurut pejabat AS telah bekerja sama dengan pasukan Kurdi YPG yang juga sukses menandingi ISIS di utara Suriah. (den)