Berdasarkan keterangan otoritas setempat seperti dikutip The Guardian, kepanikan tersebut muncul saat seorang jamaah haji terjatuh dari jembatan saat berdesakan di jembatan yang menghubungkan tenda jamaah dengan lokasi lempar jumrah.
"Dimulai dari sebagian kecil massa jatuh, mereka mulai menginjak-injak, diikuti dengan rasa panik dan upaya untuk melarikan diri dari kerumunan, yang mengarah ke peningkatan jumlah korban," kata Mansour.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mina, terutama terowongan Mina adalah tempat yang patut diwaspadai selama musim haji. Tidak sekali ini saja kecelakaan, musibah, tragedi terjadi di sini.
Tragedi terbesar Terowongan Mina terjadi pada 2 Juli 1990. Dilaporkan 1.426 jemaah haji meninggal selama karena berdesak-desakan dan terinjak dalam terowongan Al Maaisim. Terowongan itu menghubungkan Mekkah ke Mina dan Arafat. Peristiwa ini dikenal dengan tragedi terowongan Mina.
Sebelumnya, pada 2006, kecelakaan haji di Mina juga menewaskan 362 jemaah haji. (utd)