Diberitakan CNN, Kamis (1/10), polisi hanya mengatakan bahwa pelaku berusia 20 tahun. Di lokasi ditemukan tiga pistol dan satu senapan yang diduga digunakan pelaku untuk memberondong para mahasiswa di kampus tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pengguna medsos lainnya menanggapi postingan pria diduga pelaku itu dengan mengatakan bahwa dia adalah "pecundang yang menyedihkan" atau "pahlawan gila."
Dalam postingan tersebut, pria ini menuliskan soal penembakan di Universitas California yang menewaskan tujuh orang, termasuk pelaku. Pelaku penembakan tahun lalu itu menuliskan manifesto dan video sebelum menembaki para mahasiswa.
Pelaku penembakan di Oregon juga ingin seperti itu, menjadi terkenal. Dia merasa hidupnya saat ini tidak berarti.
"Ini adalah satu-satunya waktu saya bisa masuk berita. Saya sangat merasa tidak berarti," tulis dia.
Polisi masih terus menelusuri identitas dan motif tersangka. Dugaan sementara motif pelaku adalah kebencian, karena sebelum melakukan aksinya dia menanyakan agama para mahasiswa di kampus tersebut.
Insiden ini tidak ayal mengganggu ketenangan di kota kecil Roseburg yang hanya dihuni 22 ribu orang. Kampus akan ditutup sampai hari Senin ketika hasil penyelidikan penembakan keluar.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan belasungkawa atas peristiwa dan kembali menegaskan perlunya reformasi kepemilikan senjata api di negara itu. (den)