Menurut Perdana Menteri Najib Razak, Malaysia sebagai negara Muslim juga memiliki tanggung jawab untuk menjamin hidup kelompok Syiah yang hijrah akibat diskriminasi di negaranya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Najib mengatakan bahwa dunia harus menghargai kemanusiaan. Gelombang pengungsi dari Suriah yang lari dari negaranya sendiri harus menjadi perhatian dunia.
"Hanya ketika kita mampu melampaui silo ras dan iman, hanya ketika kita melihat gambaran imigran yang putus asa, korban ekstremis, dan mereka yang direndahkan karena kelaparan dan kemisikinan, dan melihat mereka bukanlah musuh, tapi saudara," tutur Najib.
Ia kemudian membahas foto Aylan Kurdi, bocah berusia tiga tahun yang ditemukan terkapar tewas di pesisir lautan Turki. Najib mengajak masyarakat untuk merefleksikan jika kejadian tersebut menimpa keluarga sendiri.
"Jika kita melihat foto mengerikan dari Aylan Kurdi yang berusia tiga tahun terdampar dan melihat muka anak kita sendiri di wajah tak bersalah bocah itu, kita akan melakukan yang terbaik untuk diri sendiri," katanya.
Menutup pidatonya, Najib berkata, "Orang di seluruh pelosok dunia memohon pertolongan. Kita tidak bisa, kita tidak boleh, mengabaikannya." (stu/stu)