Meski mengungkapkan serangan saat itu sebagai permintaan dari pihak Afghanistan, namun Campbell enggan memberikan pernyataan yang jelas bahwa serangan udara kala itu menimpa Rumah Sakit Medecins Sans Frontieres.
Dia hanya menyebut, bahwa investigasi atas kecelakaan besar dengan puluhan nyawa melayang yang terjadi pada Sabtu (3/10) itu masih terus berlangsung dan akan dilakukan dengan transparan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu sebuah serangan udara diperintahkan untuk menghancurkan ancaman dari Taliban, dan tanpa sengaja mengenai beberapa masyarakat sipil."
Pernyataan yang dikeluarkan Campbell itu dilakukan untuk menyangkal komentar-komentar yang mengindikasikan adanya tuduhan bahwa serangan ke rumah sakit tersebut dilakukan atas kepentingan pasukan AS sendiri. (meg)